Museum Sunan Giri Gresik


Pemberian
nama Museum Sunan Giri adalah untuk menampilkan seorang tokoh ulama
kharismatik modernis untuk ukuran saat ini, yang mampu membawa Gresik
sebagai kerajaan Islam, kota bandar dagang, pusat budaya pesisir dan
pusat pendidikan Islam melalui pesantren. Sunan Giri mengandung
pengertian yang tersembunyi. Sunan berasal dari kata “Susuhunan” artinya
yang dijunjung tinggi, atau “Suhun” artinya dijunjung di atas kepala.
Sedangkan Giri merupakan tempat dimana beliau menjadikannya sebagai
pusat kegiatan baik agama, ekonomi, politik, sosial, maupun budaya. Giri
sebagai pusat pemerintahan di Gresik pada saat itu, ternyata disegani
oleh kerajaan-kerajaan lain di nusantara, bahkan internasional sepanjang
masa kesunanan (1487-1605 M), yaitu dari Jaka Samudara atau Raden Paku
atau Sunan Giri atau Prabu Satmata atau Sultan Ainul Yaqin sampai Sunan
Prapen.Beberapa Koleksi :
Genteng & Wuwung
Batu bara
Pelana Kuda
Piring Oval & Guci
Rebana
Umpak Tiang Bangunan
Keris
LumpangUang Kuno
Patung Dwarapala Kecil
Koleksi Foto
Fragmen Sajadah
Duplikat Keris Kolomunyeng
Bedug
Fasilitas Publik :
Ruang pameran tetap
Perpustakaan
Tempat penitipan barang
Toilet
Penunjuk arah ( Sinage )
Parkir
Sarana Ibadah
Fasilitas Penginapan
Fasilitas Museum :
Ruang Administrasi ( Kantor )
Ruang Penyimpanan Koleksi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar